Latest Updates

BURDAH BAIT 3 & 4

BURDAH BAIT 3 & 4
 Al-Bushiri, setelah bertanya dengan sosok yang ia buat, tentang sebab air mata yang mengalir tanpa henti hingga bercampur dengan darah, apakah ia karena teringat sang Kekasih di Salam, atau sebab hembusan angin yang membawa aromanya, atau karena kilatan petir yang memperlihatkan jelas tempat tinggalnya, sosok itu hanya terdiam. Tidak ada satu jawaban pun yang keluar. Seolah sosok tersebut mengingkari semua alasan yang telah disebut Al-Bushiri. Ia tidak mau mengakui apa yang sedang hatinya...

BURDAH BAIT 2

BURDAH BAIT 2
Setelah Imam Al-Bushiri bertanya pada bait pertama tentang sebab keluarnya air mata yang bercampur dengan darah, apakah karena teringat Sang Kekasih yang ada di Salam? Sosok yang diajak bicara belum memberikan jawaban.Al-Bushiri kembali bertanya kepada sosok itu:أم هبت الريح من تلقاء كاظمة * وأومض البرق في الظلماء من إضمApakah darah yang keluar dari mata itu, karena ingatanmu tentang angin (Rihh) yang berhembus dari arah tempat tinggal Sang Kekasih, atau karena kilatan petir yang menyinari gelapnya...

BURDAH BAIT 1

BURDAH BAIT 1
أ من تذكر جيران بذي سلم ** مزجت دمعا جرى من مقلة بدم.“Apakah karena teringat sang kekasih yang berada di Salam (nama pohon yang tumbuh di antara Mekkah dan Madinah), tercampur air mata yang mengalir dari kelopak matamu dengan darah?”Imam Al-Bushiri memulai Qasidahnya dengan menampilkan sesosok orang lain selain dirinya, untuk ditanyakan tentang perasaan cinta kepada sang kekasih. Cara ini dikenal oleh para ahli bahasa dengan nama Al-Tajrid, yaitu menghilangkan diri sang penyair, dan menampilkan...
X-Steel - Wait